Posted by ziipung ly | Posted in Design | Posted on 21-10-2011-05-2008
0
Jangan ngaku Desaine rhandal jika kalian hanya memperhatikan nilai seni saja.Perlu diperhatikan beberapa aturan yang akan berpengaruh dengan hasil cetak desain anda. (tidak maukan desain yang keren..di cetak hancur) ow..beberapa masalah overprint yang selalu menimbulkan kekacauan dalam mencetak.
Bleed adalah sejenis lebihan dalam desain untuk semua program grafis saya rasa sudah memakai seperti AI CS 4 ke atas dan Indesign serta CorelDraw. Perlu diperhatian untuk kerapihan hasil. Kita para desainer harus menggunakan bleed standar o.2 cm. untuk sisiran.
Read the rest of this entry »
Posted by ziipung ly | Posted in Design | Posted on 21-10-2011-05-2008
0
Hay hay hay..ketemu lagi kali ini saya sajikan beberapa isu Corel X5 yang kalau tidak bisa menggunakannya bisa kacau hasil desain kalian saat di cetak. Nah lo..apa saja tuh, tahan saya tidak ngomong lho bahwa ini program program jelek. Tapi saya bilang kelemahan.
Apa saja sich kelemahannya :
1. Jika fill kalian k=100% maka saat di print maka akan terbaca register maka jadi abu-abu, namun jika pakai hitam RGB maka hitam pekat..{nah lho…?)
Read the rest of this entry »
Posted by ziipung ly | Posted in Design | Posted on 21-10-2011-05-2008
0
Wah-wah wah….dunia grafis semakin gampang saja. Kalau dulu kita layout menggunakan cara manual sekarang kita bisa layot beberapa finishing dengan sebuah program keren namanya Quite Imposser yang dapat di beli di http://www.quite.com/imposing/. Nah apa sih kelebihannya :
1. Membuat Cropmaks otomatis
2. Finishing Booklet :
-Saddle Stich (Jilid Kawat)
-Perfect Bound (Spiral)
-Continous (acak)
3. N-Up and Step and repeat (buat Perfect bound manual)
4. Finishing File PDF.
Read the rest of this entry »
Posted by ziipung ly | Posted in Design | Posted on 21-10-2011-05-2008
0
Hai kawan-kawan semua dah lama tidak berposting, soalnya sibuk dengan pekerjaan. Sekarang. MMmm tapi sekiranya saya tidak pernak melupakan blog jelek ini, Yah walau kuakui udah banyak yang nyepam…tidak masalah buat saya. Intinya kita saling berbagi ilmu saja.
Ok….Pengalaman baru nih. di dunia graphics tentangf ilmu vektor..(udah taukan kalian apa itu vektor) ga usah dijelasin lagi deh kalau merasa sudah baca postingan postingan saya sebelumnya.
MMMmmm ada kasus, dimana kita malas untuk mentrace sebuah gambar bitmap. hasil scan di Komputer yang akan kita gunakan untuk menjadi gambar vektor. Owww…setelah mencoba ternyata ini berhasil….cara yang dapat memepercepat kinerja and.
Caranya adalah memanfaatkan mode Grayscale dari Photoshop – Kemudia kita blur More satu kali- terus gunakan efek image levels-atur sedemikian rupa agar terbentuk. Kemudian. kita save menggunakan format tif.
Selanjutnya adalah place di illustrator CS5-pilih Embed-kemudian expand..terus Ungroup…NAh udah jadi vektor. Copy ke Freehand MX. NAh Kenapa tidak ke Corel..? karena Corel akan membaca Bitmap saja Begitu pula dengan Freehand 10. Owwww..caranya Copy langsung ke Freehand MX..nah Copy langsung ke Freehand 10 deh..Nah untuk Ke Corel TInggal Export saja bentuk EPS lalu copy ke Corel…Horeee Vektor Instant jadi…juga.
Selamat Mencoba.
Posted by ziipung ly | Posted in Web Design | Posted on 15-01-2011-05-2008
0
Sebelum anda melangkah lebih lanjut….terlebih dahulu kita akan memahami pembuatan web dari basic…intinya kita itu berbicara agar kita bisa memahami Code dasar. Seperti Kerangka..html…kemudian kita perbaiki tatanan menggunkakan code CSS. memang tak semudah itu kita langsung mahir dalam pemrogramman bahasa html dan CSS. Namun perlu kita ketahui bahwa code ini yang mesti kita bisa terlebih dahulu.
Seperti HTML dalam pembuatan Kerangka Gaib seperti code di bawah <body>
seperti <!–CONTAINER STARTS–> …….banyak code disini………<!–CONTAINER ENDS>
hmm ini adalah permulaanya…CONTAINER Bisa juga disebut sebagai RUMAH…dalam Web…dimana kita bisa memasukan berbagai Layout seperti NAVIGATION semacam Home-About-Contact US-Download dll
Misalnya nih..
<html>
<head>
<title> Judul Website </title>
</title>
<body>
<!–CONTAINER STARTS–>
<div id=”container”>
Read the rest of this entry »